Diujung Sepi

Diujung Sepi

 
Berapa kali ku terdiam

Memandangmu tanpa bosan

Pendar hati ini tak pernah padam

Bara yang kutahu

Hanya untukmu
Berapa malam kulalui

Hanya untuk melihat semburat senyum 

Kala kau tidur lelap menembus mimpi

Mimpi yang kutahu

Tanpa ada aku
Berapa kali kau datang

Dengan mata meradang

Cinta yang kau pilih telah pudar dan hilang

Cinta yang kutahu

Bukan untukku
Berapa kali ku terisak dalam sepi

Berandai hidupku tak begini

Mengharap kasih tak bertepi

Kasih yang kutahu

Hanya kamu
Berapa kali ku berteriak

Lantang menembus ombak

Pilih aku

Pilih aku

Bahagiamu bersamaku

Parau yang kutahu

Takkan sampai ditelingamu
Berapa kali ku berdoa

Agar kau diselimuti bahagia

Bahwa cinta yang kau pilihlah yang paling mulia

Bahagia yang kutahu

Takkan ada bersamaku

Banyu (Tujuh)

image

Hari berlalu dengan lambatnya.Sejak kejadian hari itu Danu tak ketahuan ada dimana. Telepon, pesan singkat, dan entah berapa macam cara sudah kulakukan untuk mencarinya. Danu menghilang, menghilang menghindariku. Atau menghindari kenyataan bahwa gadis pujaannya akan menikah dengan orang lain, terlebih lagi lelaki itu ada kaitan masa lalu dengan kami berdua.

Dia juga tak ada di kantornya, teman sekantornya bilang dia mengambil cuti panjang mendadak. Continue reading “Banyu (Tujuh)”

Unrequited Love

  

 

I remember many years ago I fell in love, so deep in love. You were my everything, but it’s only me, sadly. I remembered me asking God why can’t you choose me? 

Why can’t you see me? Why can’t I be the one for you? So many whys so much desperation. You never know how much I loved you. 

Years gone by, and I fell in love again, and I found you, but again same as before, it happens again, it’s only me. Not you. But this time, you knew, but you can’t and you don’t love me.

Can people have two love in their heart and both are unrequited? Apparently yes. I was, and still am.

Moving on? Oh I’ve been moving on, a lot. But you can’t tell heart what to do. You can’t just wipe your love to someone just like that. You just can’t. The heart says ‘No’

I still love them, a lot. I only able to not thinking about them every day, like I used to. I know people think I’m wasting my time, you know, being 33 and never been in a real relationship (or one that last more than 2 weeks, thank YOU very much). But I feel like I didn’t waste my time, Love never waste anyone’s time. 

I became numb, emotionally challenged, because I just don’t want to feel anything. I don’t want to be in pain anymore. I chose to be alone.

I’m not throwing myself out there, just because I’m single. You can’t just be with someone just because you HAVE to have someone. The heart will choose. But apparently my heart was drunk all the time and chose the wrong person over and over again.

Love sure is blind, but I am pretty sure that it can hear something, Oh? Its deaf too? Shit.

Now? I’m ready to forget my feelings for them, if that possible.

So will you be the right one this time?

BANYU (ENAM)

Ripple_effect_on_water

ENAM

Berjuta ‘kenapa’ hadir dalam kepalaku sore itu, kenapa ada Anjani? Kenapa Bara membawa Anjani dalam pertemuan kami setelah bertahun-tahun? Kenapa mereka berdua bisa saling mengenal? Bagaimana jika Danu mengetahui jika aku dan Anjani ada disini bertemu dengan Bara, orang yang tidak ia sukai? Aku setengah berharap bahwa pertemuan ini cuma ada dalam khayalanku saja.

“Banyu.. kok melamun?” Ujar Bara membuyarkan lamunanku.

Sial. Ternyata ini nyata, aku, Bara dan Anjani ada di ruangan yang sama.

Continue reading “BANYU (ENAM)”

Banyu (LIMA)

splash water

LIMA

Sakit. Itu yang pertama kali kurasakan saat aku menyadari bahwa aku mencintai Danu. Perasaan itu muncul begitu saja saat kami sama-sama bersekolah di SMA. Sulit kupercaya bahwa orang yang pernah begitu kubenci kini menjadi orang yang terpenting dalam hidupku setelah Ibu. Sulit pula kuhadapi bahwa aku bisa merasakan perasaan itu pada Danu, bukan pada perempuan. Aku tak pernah berani membicarakannya pada Danu. Pengalamanku bersama Bara cukup membuat hatiku lebam, tak sanggup jika harus menghadapi penolakan, dan yang terpenting, aku tak sanggup kehilangan Danu jika ia membenciku. Benci jika tahu perasaanku padanya. Continue reading “Banyu (LIMA)”